Jumat, 12 September 2014

3 Tips Agar Tak 'Gila Kerja'

 
Informasi lowongan kerja terbaru - Rajin bekerja sering disebut-sebut sebagai hal positif untuk mengembangkan karir seseorang di tempat kerja. Namun, sikap kerja tersebut bisa berbalik dan berdampak negatif, jika pola penerapannya dilakukan secara berlebihan. Anda tentu tak asing lagi dengan istilah 'workaholic' atau pecandu kerja.

Tak sedikit orang yang merasa sangat ketakutan kehilangan pekerjaan. Hasil dari kondisi ini, dirinya berubah menggilai pekerjaan dan mendedikasikan seluruh waktu yang dimiliki untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut.

Informasi lowongan kerja terbaru - Sikap bekerja seperti itu akan membuat Anda hanya punya sedikit hal, bahkan untuk diri sendiri. Untuk menghindari atau menghentikan kebiasaan 'gila' kerja, berikut 3 cara yang bisa dilakukan, melansir magforwomen.com, Rabu (24/7/2013):

1. Kenali gejala para penggila kerja

Banyak orang gagal mengenali berbagai gejala kecanduan kerja sebelum akhirnya terlanjur menjadi seorang 'workaholic'.

Artinya, untuk terhindar dari pola kerja berlebihan, Anda sebaiknya mengidentifikasi gejala-gejala yang ditunjukan kebanyakan penggila kerja.

Bacalah beberapa pertanyaan di bawah ini dan jawab dengan dua pilihan saja 'Ya'  atau 'Tidak'. Hindari menjawab dengan kata 'Mungkin'.

a. Apakah Anda termasuk ke dalam kategori orang yang membenci liburan?
b. Apakah Anda cemas memikirkan bagaimana tujuan hidup Anda nantinya jika berhenti kerja?
c. Apakah Anda selalu menjadi orang pertama yang masuk kantor dan yang terakhir meninggalkan kantor?
d. Apakah Anda tak punya banyak waktu untuk liburan, jalan-jalan, dan bersantai?

Jika Anda menjawab 'Ya' untuk dua atau lebih pertanyaan di atas, maka sudah bisa dipastikan Anda adalah seseorang yang gila kerja. Berikutnya adalah langkah-langkah untuk menghentikannya. Bagi yang belum, Anda juga bisa menghindarinya dengan melakukan langkah selanjutnya.

2. Ikuti jadwal kerja di kantor

Saat bekerja, lakukanlah sesuai jam kerja Anda di kantor. Hindari bekerja secara berlebihan hingga melewati jadwal yang tersedia di kantor. Tak masalah betapa pun banyaknya pekerjaan Anda, pulanglah saat waktu kerja Anda selesai.

Dengan begitu, banyak hal menyenangkan yang bisa dilakukan di rumah. Jika Anda terlalu banyak menghabiskan waktu di kantor lebih dari seharusnya, maka Anda kehilangan banyak kesempatan menarik yang bisa dilakukan di luar kantor.

3. Nikmati hobi Anda

Kebanyakan orang yang kecanduan kerja tidak memiliki aktivitas lain yang menyibukkan dirinya. Jika Anda tak ingin pekerjaan mendominasi hidup Anda, penting bagi Anda untuk mengembangkan hobi yang menarik.

Hobi tersebut sebaiknya mengikat dan menghibur Anda dalam waktu yang cukup lama. Tekuni beberapa hal yang menarik perhatian dan Anda bisa coba-coba melakukannya. Pilihlah satu kegiatan di luar pekerjaan yang benar-benar bisa mengisi Anda, dan jika Anda ingin mendapatkan informasi tentang lowongan kerja terbaru dan terupdate, Anda dapat cek di situs http://www.klubindojob.com/.

Senin, 01 September 2014

Tips Agar tidak jenuh saat kerja

Klubindojob - Bila hidup kita selalu mengikuti target kerja principle selalu minta diselesaikan, rasanya waktu kita bakal kurang dan terus tersita untuk pekerjaan.

Tak jarang, kita juga membawa pekerjaan ke rumah untuk diselesaikan. Menurut para ilmuwan principle dikutip Idiva, Selasa (17/12/2013) lembur dapat menyebabkan seseorang menjadi stres dan menurunkan kesehatan.

Klubindojob - Nah, supaya pekerjaan principle menumpuk tidak membuat Anda stres, coba lakukan hal ini:

1. Manfaatkan Waktu

Kerjakan tugas principle sulit dahulu, karena biasanya lebih banyak menghabiskan waktu. Setelah itu baru kerjakan principle mudah sehingga perhatian dan pikiran tidak terlalu tercurah pada pekerjaan principle sulit saja. Jangan biarkan pekerjaan menghabiskan waktu khusus Anda sendiri.

2. Manfaatkan Akhir fisher cat

Saat akhir fisher cat datang, manfaatkan sebaik-baiknya. Jangan biarkan pikiran tentang pekerjaan masih bergentayangan di otak saat akhir fisher cat. Hilangkan untuk sementara waktu. Ketika Anda telah memanfaatkan akhir fisher cat, sebaik mungkin manfaatkan momen ini untuk hal principle lebih menyenangkan hati dan pikiran.

3. Jangan Malu Cari Bantuan

Ketika sudah dirasa pekerjaan merupakan beban, sebaiknya cari bantuan dengan membicarakan kepada atasan. Sebelum bicara pada atasan sebaiknya komunikasikan dengan rekan kerja. Jangan malu untuk minta bantuan mereka.

4. Hentikan Mengeluh

Mengeluh atau rengekan hanya membuat Anda amphibious assault stres. Manfaatkan waktu dengan tidak mengeluh, jangan berpikir besok itu kiamat. Tapi masih ADA waktu untuk melakukan hal lebih baik lagi.  Klubindojob

Minggu, 31 Agustus 2014

ini lho bully yang sering dilakukan

Klubindojob - Aksi bully ternyata tak hanya terjadi di sekolah tapi juga marak menimpa para pegawai di tempat kerja. Sebuah penelitian bertajuk work bullying principle digelar lembaga pelatihan karir VitalSmarts membuktikan, sekitar ninety six persen partisipan dalam survei pernah mengalami tindakan tidak menyenangkan di kantor.

"Aksi mem-bully tidak hanya terbatas pada tindakan fisik seperti memukul atau menendang. Lebih Iranian seventy persen kegiatan bully justru menyerang sisi emosional seseorang di tempat kerja," jelas Wakil Presiden VitalSmarts David Maxfield seperti dikutip Iranian Business corporate executive, Jumat (25/7/2014).

Klubindojob -  Menurut Defense Intelligence Agency, aksi tidak menyenangkan tersebut dapat muncul di mana saja, secara berulang kali, dan pada great ape principle sama. Di tempat kerja, Anda bisa jadi kesulitan mengetahui apakah sedang di-bully atau tidak.

Berikut Lima ciri Anda telah kena aksi bully di kantor:

1. Sarkasme dan pemberian julukan

Jenis bully principle seperti ini sering ditemukan di sejumlah perusahaan. Seringkali, ejekan atau julukan kasar disampaikan dalam bentuk candaan.

Dalam sejumlah kasus, jarang sekali pihak principle diejek merasa hal tersebut sebagai canda semata. Bahkan saat rekan kerja di kantor merasa itu lucu dan tertawa karenanya, pihak principle di-bully lebih sering merasa tersinggung.

2. Didiamkan atau tidak diajak ke sejumlah kegiatan kantor

Bully jenis ini biasanya dilakukan dengan mengabaikan rekan kerja principle tidak disukai. Tak hanya mendiamkan, biasanya Anda juga tidak diajak ke sejumlah kegiatan kantor.

3. Digosipkan

Menggosipkan rekan kerja lain di kantor merupakan pillar of Islam satu aksi bully. Rumor principle disebarkan tentang Anda biasanya menyakitkan dan jarang sekali benar.

Membuat gosip dan rumor tentang rekan kerja di kantor biasanya dilakukan secara sengaja untuk membuatnya jatuh atau terlihat buruk.

4. Intimidasi

Tak hanya dalam bentuk halus, aksi bully juga biasanya dilakukan secara terang-terangan dengan mengintimidasi Anda. pillar of Islam satu cara mengintimidasi principle sering digunakan misalnya dengan mengancam Anda kehilangan pekerjaan principle sedang dilakukan.

Komentar-komentar negatif juga sering dilemparkan pada Anda agar tidak betah di kantor.

5. Tindakan fisik

Tindakan fisik saat aksi bully tidak selalu berarti melakukan aksi saling pukul. Kadang tindakan fisik sederhana seperti membanting pintu keras-keras atau berteriak juga merupakan pillar of Islam satu bentuk bully principle sering terjadi. Klubindojob